RSS

Pengertian Imitasi, Akulturasi, Demografi, Globalisasi, Variabel, Unik

13 Jan

IMITASI

Imitasi merupakan tindakan meniru pihak lain, dalam hal tindakan dan penampilan, seperti cara berbicara, cara berjalan, cara berpakaian, dan sebagainya. Imitasi atau meniru adalah suatu proses kognisi untuk melakukan tindakan maupun aksi seperti yang dilakukan oleh model dengan melibatkan indera sebagai penerima rangsang dan pemasangan kemampuan persepsi untuk mengolah informasi dari rangsang dengan kemampuan aksi untuk melakukan gerakan motorik (http://id.wikipedia.org). Imitasi adalah proses sosial atau tindakan seseorang untuk meniru orang lain melalui sikap, penampilan, gaya hidupnya, bahkan apa saja yang dimiliki orang lain (Rahman D dkk, 2000: 23).

AKULTURASI

Akulturasi merupakan suatu proses yang menyebabkan perubahan sosial karena adanya pengaruh dari kebudayaan lain, atau saling mempengaruhi antara dua kebudayaan (Lauer, 2001). Koentjoroningrat mendefinisikan akulturasi sebagai proses di mana para individu warga suatu masyarakat dihadapkan dengan pengaruh kebudayaan lain dan asing. Dalam proses itu, sebagian mengambil alih secara selektif sedikit atau banyak unsur kebudayaan asing tersebut, dan sebagian berusaha menolak pengaruh itu. Akulturasi juga dapat didefinisikan sebagai proses pertemuan unsur-unsur dari dua kebudayaan yang berbeda dan menghasilkan unsur kebudayaan yang baru, namun tidak sampai mengakibatkan hilangnya identitas dari masing-masing unsur kebudayaan tersebut. Pengertian lain menyatakan bahwa akulturasi merupakan proses dimana suatu kelompok menusia dengan suatu kebudayaan tertentu, dihadapkan pada unsur-unsur suatu kebudayaan asing yang berbeda sedemikian rupa, sehingga unsur-unsur kebudayaan asing itu dengan  lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri. (Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi 1964:115).

DEMOGRAFI

Kata demografi berasal dari bahasa yunani yang berarti Demos adalah rakyat atau penduduk, dan Grafein adalah menulis. Jadi demografi adalah tulisan-tulisan atau karangan-karangan mengenai rakyat atau penduduk, Donald J Bogue (dasar-dasar demografi. 1981) memberikan definisi demografi sebagai berikut :

Demografi adalah ilmu yang mempelajari secara yang statistik dan matematik tentang besar, komposisi dan distribusi penduduk dan perubahan-perubahannya sepanjang masa melalui bekerjanya 5 komponen demografi yaitu kelahiran, kematian, perkawinan, migrasi dan mobilitas sosial.

Johan Sussmilch (1762) menyatakan demografi mempelajari hukum Tuhan yang berhubungan dengan perubahan2 pada umat manusia yang terlihat pada kelahiran, kematian, dan pertumbuhannya.

Achille Guillard (1855) menyatakan demografi sebagai ilmu yang mempelajari segala sesuatu dari keadaan dan sikap manusia yang dapat diukur yaitu meliputi perubahan secara umum, fisik, peradaban, intelektualitas, dan kondisi moral.

David V.Glass (1953) menyatakan demografi terbatas pada studi penduduk sebagai akibat pengaruh dari proses demografi, yaitu: fertilitas, mortalitas, dan migrasi.

UN ( 1958); IUSSP ( 1982) menyatakan demografi adalah studi ilmiah mengenai masalah penduduk yang berkaitan dengan jumlah, struktur, serta pertumbuhannya. Masalah demografi lebih ditekankan pada segi kuantitatif dari berbagai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk , yaitu: fertilitas, mortalitas dan migrasi.

Donald J. Bogue (1973) juga menyatakan bahwa demografi adalah ilmu yang mempelajari secara statistik dan matematik tentang besar, komposisi dan distribusi penduduk dan perubahan-perubahannya sepanjang perubahan masa melalui bekerjanya lima komponen demografi yaitu kelahiran (fertilitas), kematian (mortalitas), perkawinan, migrasi dan mobilitas sosial.

GLOBALISASI

Globalisasi adalah kecenderungan umum terintegrasinya kehidupan masyarakat domestik/lokal ke dalam komunitas global di berbagai bidang. Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya popular, dan bentuk bentuk interaksi yang lain. Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya popular, dan bentuk bentuk interaksi yang lain.

VARIABEL

Variabel adalah sesuatu yang dapat membedakan atau mengubah nilai. Variabel adalah satuan besaran kualitatif atau kuantitatif yang dapat bervariasi atau berubah pada suatu situasi tertentu. Besaran kualitatif adalah besaran yang tidak dinyatakan dalam satuan pengukuran baku tertentu. Besaran kuantitatif adalah besaran yang dinyatakan dalam satuan pengukuran baku tertentu misalnya volume diukur dalam liter dan suhu diukur dalam.

UNIK

Tersendiri dalam bentuk atau jenisnya; lain daripada yang lain; tidak ada persamaan dengan yang lain; khusus.

REFERENSI

Arfani, R. (2004). Globalisasi: Karakteristik & Implikasinya [Online]. 1. Tersedia: http://al-manar.web.id/bahan/8.%20EKONOMI%20POLITIK/1.%20Globalisasi%20Karakteristik%20dan%20Implikasi.pdf [3 Oktober 2010]

Devi, P. dkk. (2009). Pendekatan Keterampilan Proses Pada Pembelajaran IPA [Online]. 4. Tersedia: http://bpptkpu-jabar.com/materi/0109_SMA_05.pdf [3 Oktober 2010].

 

Manik, M. (2009). Seni Bela Diri Capoeira di Unika St Thomas Medan [Online]. 12. Tersedia: http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/13436/1/09E02917.pdf [3 Oktober 2010].

 

Martono, M. (2010). Proses Perubahan Sosial [Online]. 3. Tersedia: http://nanang-martono.blog.unsoed.ac.id/files/2010/09/2_Proses_Perubahan_Sosial.pdf [3 Oktober 2010].

 

Harmadi, S. (2008). Pengantar Demografi [Online]. 4-6. Tersedia: http://pkn03ui.files.wordpress.com/2008/11/demografi-1.pdf [3 Oktober 2010].

Poerwanto, H. (2007). Hubungan Antar Suku-Bangsa dan Golongan serta Masalah Integrasi Nasional [Online]. 7. Tersedia: http://www.bpsnt-jogja.info/bpsnt/download/Hubungan_Antar_Sukubangsa-Hari.pdf [3 Oktober 2010].

Santosa, S. (2009). Sosiologi Sebagai Ilmu yang Mempelajari Masyarakat

dan Lingkungan [Online]. 6. Tersedia: http://agsasman3yk.files.wordpress.com/2009/08/kelas-x-sm1-2009-2010.pdf [3 Oktober 2010].

Widayanti, A. (2005). Perbedaan Interaksi Sosial antara Mahasiswa S1 yang Mengikuti dan Tidak Mengikuti Organisasi Kemahasiswaan di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang Tahun Akademik 2004/2005 [Online]. 38. Tersedia: http://digilib.unnes.ac.id/gsdl/collect/skripsi/archives/HASH59c3.dir/doc.pdf [3 Oktober 2010].

_______. (2010). Kamus Bahasa Indonesia Online [Online]. Tersedia: http://kamusbahasaindonesia.org/unik [3 Oktober 2010].

About these ads
 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: