RSS

Validitas dan Reliabilitas

13 Jan

VALIDITAS 

A.      Pengertian Validitas
Menurut Azwar (1986) validitas berasal dari kata validity yang mempunyai arti sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya. Menurut Arikunto (1999) validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kesahihan suatu tes. Menurut Nursalam (2003) validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen.

Berdasarkan beberapa pendapat tentang pengertian validitas di atas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa validitas adalah suatu standar ukuran yang menunjukkan ketepatan dan kesahihan suatu instrumen.

Menurut Arikunto (1999) suatu tes dikatakan valid apabila tes tersebut mengukur apa yang hendak diukur. Tes memiliki validitas yang tinggi jika hasilnya sesuai dengan kriteria, dalam arti memiliki kesejajaran antara tes dan kriteria.

Sisi lain dari pengertian validitas adalah aspek kecermatan pengukuran. Suatu alat ukur yang valid tidak hanya mampu menghasilkan data yang tepat akan tetapi juga harus memberikan gambaran yang cermat mengenai data tersebut.

Cermat berarti bahwa pengukuran itu dapat memberikan gambaran mengenai perbedaan yang sekecil- kecilnya di antara subjek yang satu dengan yang lain. Sebagai contoh, dalam bidang pengukuran aspek fisik, bila kita hendak mengetahui berat sebuah cincin emas maka kita harus menggunakan alat penimbang berat emas agar hasil penimbangannnya valid, yaitu tepat dan cermat. Sebuah alat penimbang badan memang mengukur berat, akan tetapi tidaklah cukup cermat guna menimbang berat cincin emas karena perbedaan berat yang sangat kecil pada berat emas itu tidak akan terlihat pada alat ukur berat badan.

Demikian pula kita ingin mengetahui waktu tempuh yang diperlukan dalam perjalanan dari satu kota ke kota lainnya, maka sebuah jam tangan biasa adalah cukup cermat dan karenanya akan menghasikan pengukuran waktu yang valid. Akan tetapi, jam tangan yang sama tentu tidak dapat memberikan hasil ukur yang valid mengenai waktu yang diperlukan seorang atlit pelari cepat dalam menempuh jarak 100 meter dikarenakan dalam hal itu diperlukan alat ukur yang dapat memberikan perbedaan satuan waktu terkecil sampai kepada pecahan detik yaitu stopwatch.

Menggunakan alat ukur yang dimaksudkan untuk mengukur suatu aspek tertentu akan tetapi tidak dapat memberikan hasil ukur yang cermat dan teliti akan menimbulkan kesalahan atau eror. Alat ukur yang valid akan memiliki tingkat kesalahan yang kecil sehingga angka yang dihasilkannya dapat dipercaya sebagai angka yang sebenarnya atau angka yang mendekati keadaan sebenarnya.

 

B.       Jenis-jenis Validitas
Menurut Sudijono (2009) terdapat berbagai jenis validitas, antara lain:

1.      Pengujian Validitas Tes Secara Rasional
Validitas rasional adalah validitas yang diperoleh atas dasar hasil pemikiran, validitas yang diperoleh dengan berpikir secara logis.

Validitas Isi (Content Validity)
Validitas isi dari suatu tes hasil belajar adalah validitas yang diperoleh setelah dilakukan penganalisisan, penelususran atau pengujian terhadap isi yang terkandung dalam tes hasil belajar tersebut. Validitas isi adalah yang ditilik dari segi isi tes itu sendiri sebagai alat pengukur hasil belajar yaitu: sejauh mana tes hasil belajar sebagai alat pengukur hasil belajar peserta didik, isisnya telah dapat mewakili secara representatif terhadap keseluruhan materi atau bahkan pelajaran yang seharusnya diteskan (diujikan).

Validitas konstruksi (Construct Validity)
Validitas konstruksi dapat diartikan sebagai validitas yang ditilik dari segi susunan, kerangka atau rekaannya. Adapun secara terminologis, suatu tes hasil belajar dapat dinyatakan sebagai tes yang telah memiliki validitas konstruksi, apabila tes hasil belajar tersebut telalh dapat dengan secara tepat mencerminkan suatu konstruksi dalam teori psikologis.

 

2.      Pengujian Validitas Tes Secara Empirik
Validitas empirik adalah ketepatan mengukur yang didasarkan pada hasil analisis yang bersifat empirik. Dengan kata lain, validitas empirik adalah validitas yang bersumber pada atau diperoleh atas dasar pengamatan di lapangan.

Validitas ramalan (Predictive validity)
Validitas ramalan adalah suatu kondisi yang menunjukkan seberapa jauhkah sebuah tes telah dapat dengan secara tepat menunjukkan kemampuannya untuk meramalkan apa yang bakal terjadi pada masa mendatang.

Validitas bandingan (Concurrent Validity)
Tes sebagai alat pengukur dapat dikatakan telah memiliki validitas bandingan apabila tes tersebut dalam kurun waktu yang sama dengan secara tepat mampu menunjukkan adanya hubungan yang searah, antara tes pertama dengan tes berikutnya.

 

RELIABILITAS 

A.      Pengertian Reliabilitas
Menurut Sugiono (2005) Pengertian Reliabilitas adalah serangkaian pengukuran atau serangkaian alat ukur yang memiliki konsistensi bila pengukuran yang dilakukan dengan alat ukur itu dilakukan secara berulang. Reabilitas tes adalah tingkat keajegan (konsitensi) suatu tes, yakni sejauh mana suatu tes dapat dipercaya untuk menghasilkan skor yang ajeg, relatif tidak berubah walaupun diteskan pada situasi yang berbeda-beda. Menurut Sukadji (2000) reliabilitas suatu tes adalah seberapa besar derajat tes mengukur secara konsisten sasaran yang diukur. Reliabilitas dinyatakan dalam bentuk angka, biasanya sebagai koefisien. Koefisien tinggi berarti reliabilitas tinggi. Menurut Nursalam (2003) Reliabilitas adalah kesamaan hasil pengukuran atau pengamatan bila fakta atau kenyataan hidup tadi diukur atau diamati berkali – kali dalam waktu yang berlainan. Alat dan cara mengukur atau mengamati sama – sama memegang peranan penting dalam waktu yang bersamaan.

Berdasarkan beberapa pendapat tentang pengertian reliabilitas di atas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa reliabilitas adalah suatu keajegan suatu tes untuk mengukur atau mengamati sesuatu yang menjadi objek ukur.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

_____ (2007). Teori Validitas [Online]. Tersedia: http://violetatniyamani.blogspot.com/2007/09/teori-validitas.html [9 November 2010].

 

_____ (2010). Pengertian Validitas dan Reliabilitas [Online]. Tersedia: http://tutorialkuliah.blogspot.com/2010/01/pengertian-validitas-dan-reliabilitas.html [9 November 2010].

 

Sari, I. K. (2010). Analisis Instrumen (Validitas & Reliabilitas) [Online]. Tersedia: http://file.upi.edu/Direktori/D%20-%20FPMIPA/JUR.%20PEND.%20FISIKA/IKA%20MUSTIKA%20SARI/EVALUASI%20PENDIDIKAN/BAHAN%20AJAR%20(MINGGU%20KE%2014)%20ANALISIS%20INSTRUMEN%20(VALIDITAS%20%26%20RELIABILITAS).pdf [9 November 2010].

 

Sudijono, A. (2009). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Press.

 

Suhermin. (2008). Uji Validitas dan Uji Reliabilitas [Online]. Tersedia: http://blog.its.ac.id/suherminstatistikaitsacid/files/2008/09/validitas-reliabilitas.pdf [9 November 2010].

 

Utami, D. (2010). Validitas dan Reliabilitas [Online]. Tersedia: http://lussysf.multiply.com/journal/item/137 [9 November 2010].

 


 
16 Komentar

Ditulis oleh pada 13 Januari 2012 in Perkuliahan Bimbingan dan Konseling

 

16 responses to “Validitas dan Reliabilitas

  1. melinda

    23 Maret 2012 at 2:16 pm

    thanks baanget,yaa

     
  2. melinda

    23 Maret 2012 at 2:27 pm

    thanks banget yaa,ni bermanfa’t sekali tp klo bs tambah lagi ya materi sttstik yang laen..

     
    • arihdyacaesar

      27 Maret 2012 at 12:16 am

      Insya Allah. Terima kasih masukannya. :)

       
  3. Leenda Randall Khan

    17 September 2012 at 8:10 am

    tengssss … ;) makasiii yaa

     
    • yusuf arfandi

      23 Juli 2013 at 1:33 pm

      mau tanya penjelasan dari Reliability ( keandalan ) apa ya….

       
      • arihdyacaesar

        27 Juli 2013 at 5:29 pm

        Bukannya di tulisan itu ada mas ?

         
  4. alidona

    24 September 2012 at 2:13 pm

    saya mau tanya mas hehe
    Bagaimana dengan sebuah penelitian yang menggunakan dua analisis ini sekaligus? mengingat kedua jenis penelitian itu (kuantitatif dan kualitatif) memiliki aradigmanya masing-masing. Terimakasih atas jawabannya :)

     
    • arihdyacaesar

      27 Juli 2013 at 5:31 pm

      kalau itu saya belum tahu mbak. maaf ya.. :(

       
  5. ardi magara

    17 Januari 2013 at 7:40 pm

    kok link nya tak bisa di buka ya..?

     
    • arihdyacaesar

      27 Juli 2013 at 5:19 pm

      wah kurang tau kalau itu… Maaf lama membalasnya. :)

       
  6. nadya

    6 Maret 2013 at 7:05 am

    izin copy utk pembelajaran yaa.. terimakasih, semoga berkah :)

     
  7. atika

    22 Maret 2013 at 10:53 pm

    daftar pustakanya kog gg lengkap.. ada semuanya kayak yang dibahas

     
    • arihdyacaesar

      27 Juli 2013 at 5:27 pm

      oh iya ? mohon maaf kalau begitu mbak, itu kelalaian saya. :(

       
  8. muhammads

    12 April 2013 at 8:52 am

    terimah kasih
    aku merasa baru tau itu sekarang

     
  9. miefta

    4 Juni 2013 at 9:33 pm

    ijin copy yaaaa,,, ^_^

     
  10. leonardusdevi

    9 September 2013 at 1:05 pm

    ijin copy….
    terimakasih….. :)

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: