RSS

Arsip Kategori: Perkuliahan Bimbingan dan Konseling

Budaya dan Kesehatan Mental

Psikolog dan ilmuwan sosial lainnya telah lama tertarik pada pengaruh budaya pada psikopatologi, atau perilaku abnormal. Salah satu pandangan menunjukkan bahwa budaya dan psikopatologi yang erat terkait, dan bahwa perilaku abnormal hanya dapat dipahami dalam kerangka budaya di mana budaya tersebut tumbuh dan berkembang. Read the rest of this entry »

 

Budaya dan Kesehatan Fisik

UU No.23,1992 tentang Kesehatan menyatakan bahwa: Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Dalam pengertian ini maka kesehatan harus dilihat sebagai satu kesatuan yang utuh terdiri dari unsur-unsur fisik, mental dan sosial dan di dalamnya kesehatan jiwa merupakan bagian integral kesehatan. Read the rest of this entry »

 

Budaya dan Gender

Gender merupakan konstruksi budaya yang dapat dilihat dari perilaku yang ditampakkan oleh individu. Secara khusus perilaku tersebut memperlihatkan perbedaan antara laki-laki dan perempuan dilihat dari aktifitas yang ditunjukan, namun aktivitas-aktivitas yang membedakan keduanya tersebut berbeda disetiap budaya. Semakin jelas pula perbedaan antara gender dengan seks atau jenis kelamin, dimana seks itu bersifat biologis dan fisiologis sedangkan gender lebih bersifat psikis. Read the rest of this entry »

 

Budaya dan Perkembangan

Tiap kebudayaan memiliki pengetahuan tentang kompetensi-kompetensi apa saja yang dibutuhkan agar bisa berfungsi secara memadai (Ogebu, 1981). Kompetensi-kompetensi ini berbeda-beda antar budaya dalam lingkungan, dan anak-anak tersosialisasi dalam ekologi-ekologi yang mendorong berkembangnya kompetensi tertentu (Harrison, Wilson, Pine, Chan, & Buriel, 1990). Read the rest of this entry »

 

Kebudayaan dan Proses Dasar Psikologis

Persepsi adalah kemampuan seorang individu memberi makna pada informasi-informasi yang telah diperolehnya. Hubungan dan pengaruh budaya ini tentu sangat menentukan perbedaan dan persamaan persepsi atas proses berpikir seorang individu. Individu dibesarkan sesuai dengan nilai-nilai tertentu yang berlaku dalam masyarakatnya dan diturunkan secara turun-temurun. Nilai-nilai yang dianut inilah yang sangat menentukan bagaimana seseorang dapat mempersepsi objek-objek yang ditangkap melalui proses kognisinya.
Read the rest of this entry »

 

Evaluasi Penelitian Lintas Budaya

Evaluasi penelitian Lintas Budaya dilakukan untuk mengetahui apakah suatu penelitian dibuat berdasarkan metode dan prosedur yang sesuai dengan standar ilmiah dalam hal validitas dan reliabilitas-nya. Dimana penelitian lintas budaya ini didasarkan pada pendekatan yang bertujuan untuk (1) menguji hipotesis yang dihasilkan dari kerangka teori dan (2) menggeneralisasikan temuan penelitian untuk populasi yang lebih besar. Read the rest of this entry »

 

Etnosentrisme, Stereotip, dan Prasangka

A.      ETNOSENTRISME

Etnosentris adalah kecenderungan untuk melihat dunia melalui filter budaya sendiri. Istilah ini sering dipandang  negatif, yang didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk melihat orang lain dengan cara di luar latar belakang budaya anda sendiri. Sebuah definisi terkait etnosentrisme memiliki kecenderungan untuk menilai orang dari kelompok, masyarakat, atau gaya hidup yang lain sesuai dengan standar dalam kelompok atau budaya sendiri, seringkali melihat kelompok lainnya sebagai inferior (lebih rendah) (Healey, 1998; Noel, 1968). Read the rest of this entry »

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 13 Januari 2012 in Perkuliahan Bimbingan dan Konseling

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: